Viral Vidio Pria Memukuli Anjing Memakai Tongkat Hingga Mati, Sebelumnya Ia Juga Pernah Membakar Anjing

Oleh: alfa kiki Nasional | Sabtu, 03 Agustus 2019 - 20:46:24 WIB | dibaca: 71 pembaca

Viral Vidio Pria Memukuli Anjing Memakai Tongkat Hingga Mati, Sebelumnya Ia Juga Pernah Membakar Anjing

Sebuah Vidio memperlihatkan seorang Pria Memukuli Anjing hingga mati viral di media sosial, pria tersebut juga diketahui pernah membakar anjing ( tribunnews )

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memukuli anjing hingga mati viral di media sosial. Pria tersebut juga diketahui pernah membakar anjing

 Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memukuli anjing hingga mati viral di media sosial.

Video pemukulan kepada dua anak anjing tersebut viral di facebook sejak Kamis, (1/8/2019).

Aksi pria berusia sekitar 30-an itu menimbulkan badai kemarahan pada masyarakat Malaysia

Dilansir The Star, peristiwa tersebut terjadi di Batu 11, Kampung Gombak Utara, Malaysia.

Dalam video, tampak seorang pria menggunakan tongkat untuk memukuli dua anak anjing

Sementara itu, induk anjing menggonggong saat kedua anaknya dipukuli dengan sadis oleh manusia.

Pria tersebut kemudian melempar anak-anak anjing itu ke tanah.

Dalam video itu, terdengar pula para tetangga berulang kali meminta pria tersebut untuk berhenti melakukan aksinya.

Presiden Asosiasi Hewan Malaysia, Arie Dwi Andikan lantas mengunjungi desa Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ia bertemu dengan para saksi.

Arie menyatakan, dirinya telah mengajukan laporan ke kantor polisi Gombak atas aksi sadis pria dalam video.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Arie menyebut insiden terjadi pada pukul 10.30 pagi.

Kala itu, ada tetangga yang mendengar seekor anjing menggonggong tanpa henti di luar rumahnya.

Penasaran, ia pun pergi keluar untuk mencari tahu penyebab keributan tersebut.

Setelah melihat apa yang terjadi, sang tetangga kaget.

Dia melihat ada seekor induk anjing dan keempat anaknya yang menggonggong di luar rumah.

Kemudian, ada seorang pria yang mengambil dua anak anjing dan memasukkannya ke dalam kantong plastik.

Melancarkan aksinya, pria itu menggunakan tongkat untuk memukuli dua anak anjing.

Setelah itu, ia segera melempar kantong plastik berisi anjing ke tanah.

Melihat hal tersebut, sang tetangga mencoba menghentikan sang pria.

Namun, pria itu justru mengancam tetangganya.

"Dia (tetangga) yakin anak-anak anjing itu mati. Dia memohon kepada pria itu untuk menyerahkan anak-anak anjing yang mati itu, tetapi pria itu membawa kedua anjing ke rumahnya," tutur Arie.

Star Metro memberitakan, induk anjing mengalami luka-luka di kepalanya.

Kini, induk anjing tersebut berada di bawah perawatan penduduk desa.

Sementara itu, dua anak anjing lainnya masih hidup.

Arie menerangkan, anjing-anjing itu adalah anjing liar.

Namun, mereka sangat disayangi oleh penduduk desa.

Biasanya, penduduk desa memberi makan anjing-anjing tersebut karena telah membantu desa untuk menakuti pencuri.

"Bahkan, anjing-anjing itu pernah memberi peringatan penduduk desa tentang ular di rumah seorang warga," kata Arie.

Diketahui, pria itu tidak memiliki gangguan mental.

Namun, ini bukan pertama kalinya ia menunjukkan sifat kejamnya terhadap binatang.

Sebelumnya, dia telah membunuh empat anak ajing.

Pria itu membunuh empat hewan tersebut dengan memasukkannya ke dalam kantong plastik dan membakar mereka.

Sayangnya, tidak ada laporan yang dibuat oleh penduduk desa.

Hal itu dikarenakan kurangnya bukti foto dan video.

Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki insiden tersebut.

Mereka telah menggerebek rumah pria itu.

Di dalam rumahnya, ditemukan pula mayat anak-anak anjing yang dibunuh.

 

sumber berita :Tribunnews

 

loading...
alfa kiki
Editor: alfa kiki

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Polling

halo ka2 semua di Kabupaten Merauke kira - kira Apa yang dibutuhkan untuk menhindarkan anak-anak di Kab. Merauke dari bahasa mabuk Lem?

 Sosialisasi Bahaya menghisap Lem

 cara lain melalui Pendekatan yang bersifat persuasif

 Hukuman sosial yang menimbulkan efek Jera terhadap pengguna

Twitter Feed

Tag Berita

Hiburan Kesehatan Nasional Teknologi Pendidikan Seni & Budaya Sekitar Kita Wisata Hukum Film Daerah Internasional Bola Selebritis Tokoh Pojok Kampus Mop Papua Unik & Seru Vanessa Angel Prostitusi Online Tahun Kelulusan Syahrini Politik Merauke papua JNE Distrik Kampung Nduga Pilpres 2019 PUBG Games Samsung Sains Astronomi SNMPTN Oarfish Identity Leak Checker Reva Alexa KPK Humor sscasn.bkn.go.id Korupsi Papua samsung galaxy m20 BBM satu harga Ani Yudhoyono Daisy Momoland K pop Korea uninstall bukalapak Achmad Zaky pssi bella luna Lion Air Boven Digoel debat pilpres 2019 unicorn denda adat foxtrot six Jayapura swiss belhotel Dr Ulrich vivo v15 nuklir india pakistan Donald Trump Timika Dada Montok caleg eks koruptor moto gp 2021 sirkuit mandalika satelit nusantara satu space x Neno Warisman Mappi Huawei Mate X Huawei Gempa Hari Ini Sumatera Barat Solok Selatan Cinderella Escort Fela Hamza Bin Laden Amerika Kopi Sota The Wandering Earth Tanah Miring Manokwari Andi Arief Demokrat Pendaftaran UTBK Maudy Ayunda Wamena Cerutu Wamena Amazon Jeff Bezos Nyepi PKH Captain Marvel dota 2 Hero Mars Tribratanews Olga Ladyzhenskaya Distrik Muting Distrik Sota KKSB Ikan Arwana Kali Wanggo Aplikasi Oke Sayur UGM Luna Maya Faisal Nasimuddin Rekrutmen Bersama BUMN Papua Nugini Virus Medusa Yonmek 521 DY Perbatasan RI PNG Distrik Ulilin Siti Aisyah Malaysia Cutton Bud Yance Masita Oppo F11 RSJ Makassar Caleg Stres ITDC Prabowo Marah Marah lk21 indoxxi Distrik Kawagit Keracunan Makanan Lampu Satu Facebook Instagram KKB Badai Matahari Romahormuziy OTT KPK New Zealand Brenton Tarrant Kriminal Banjir Sentani Jayapura Alan Walker On My Way Lirik Lagu Redmi Note 7 Selandia Baru Huawei P30 Pro Pupuk Subsidi Calon Pendeta Dibunuh Melindawati Zidoni Distrik Jagebob

Kalender Agenda

Bergabung Menjadi Journalis Izakod News Tanggal: 20 Januari 2019
Lokasi : merauke

Galeri Foto