Siswi SMK Kristina Gultom Dibunuh, Pelaku Membuang Celana Dalam Dan Bra Tidak Jauh Dari Jasad, Kronologi

Oleh: alfa kiki Daerah | Selasa, 06 Agustus 2019 - 18:47:04 WIB | dibaca: 77 pembaca

Siswi SMK Kristina Gultom Dibunuh, Pelaku Membuang Celana Dalam Dan Bra Tidak Jauh Dari Jasad, Kronologi

Siswi SMK Kristina Gultom Dibunuh, Pelaku Buang Celana Korban Dan Bra Tidak Jauh Dari Jasad, Kronologi ( tribun timur )

Seorang siswi SMK Swasta Karya Tarutung, Kristina Br Gultom ditemukan tewas dalam posisi telungkup tanpa busana di perladangan Dusun Pangguan Hutapea Banuarea Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara Sumatra Utara, Senin (5/8/2019).

Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara Aiptu Sutomo M Simaremare mengatakan Polres Tapanuli utara  berjanji segera menuntaskan kasus kematian Kristina Br Gultom.

Wanita ini diduga Diperkosa sebelum akhirnya dibunuh

"Polisi sedang mendalami kasus kematian Kristina ini,"ujar Sutomo M Simaremare.

Berikut Kronologinya yang dihimpun Tribun-Medan.com;

Kristina Br Gultom merupakan siswi kelas XII, SMK Karya Tarutung, warga Dusun Barbaran Huta Pangguan, Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut.

Sehari-hari tinggal bersama kedua orang tuanya dan sedang menjalani praktik kerja lapangan di Kantor Dispora Taput.

Korban tidak pulang pulang sejak Minggu 4 Agustus 2019 petang.

Sardi Gultom, Ayah korban dibantu warga pun mencari tau keberadaan putrinya.

Sardi menemukan putrinya sudah dalam keadaan tidak bernyawa di kebun yang tidak jauh dari rumahnya.

Dilaporkan ke Polisi

Mendapat informasi tersebut, Unit Identifikasi INAFIS dan Reserse Kriminal Polres Taput pada Pukul 08.00 WIB pun bergegas menuju lokasi korban ditemukan.

Saat melakukan olah TKP, petugas mengamankan barang bukti dan mengevakuasi korban serta membawa ke Rumah Sakit Umum Tarutung.

Korban ditemukan tanpa busana

Putri dari pasangan Tiomas boru Simatupang dan Sardi Gultom itu selain tanpa busana, ditemukan dengan posisi telungkup.

"Ya, mendekati kebetulan korban tanpa busana, tapi kita belum bisa pastikan. Tapi, masih kita dalami agar tidak simpang siur,"ujar Aiptu Sutomo M Simaremare.

Ditemukan pakaian dalam korban

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan pakaian dalam (bra) korban sekitar 3 meter.

Lalu, 1 meter dari posisi korban didapati celana dalam  korban.

"Lalu pukul 11.20 WIB kami mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Tarutung untuk mendapatkan visum,"jelas Sutomo.

Polisi masih mendalami kasus

Saat ini Polres Taput sudah mengamankan seseorang yang menurutnya belum bisa disebut namanya.

"Proses penydikannya kan harus cepat.

Jadi artinya kami di situ kan lagi proses, dan berusaha mengungkap ini.

Kalau sekarang pihak polres lagi berusaha mengungkap dengan tuntas.

Sesuai petunjuk alibi masyarakat, ada seseorang kita amankan.

Tapi belum bisa kita sebut ke publik siapa namanya kalau belum terbukti,"jelas Sutomo.

Viral di Media Sosial

Penemuan mayat Kristina Br Gultom yang diduga korban pemerkosaan ini sedang viral di media sosial Facebook.

Alfonso Situmorang merupakan satu di antara warganet yang membagikan penemuan mayat Kristina Gultom yang diketahui sebagai pelajar SMK Swasta Karya Tarutung.

Alfonso Situmorang membagikan empat foto dan satu video, yang disertai status sebagai berikut di sebuah grup.

Penemuan sosok mayat perempuan bernama Kristina Br Gultom pelajar SMK Karya diduga korban kekerasan.

Saat ini Penyidik Polres telah mengevakuasi mayat dan masih proses penyelidikan.

Informasi yang diperoleh Tribun, jenazah Kristina Br Gultom ditemukan dalam posisi telungkup tanpa busana.

Jenazah Kristina Br Gultom ditemukan di antara semak pohon bambu dekat perladangan warga, sekitar pukul 08.00 tadi pagi.

Pada video yang dibagikan Alfonso Situmorang, terlihat seorang perempuan menangis tersedu-sedu di sekitar lokasi penemukan jenazah Kristina Br Gultom.

Perempuan yang menangis meraung-raung itu diduga sebagai ibu korban, yang terdengar dari kata-kata yang diucapkannya, yang menyebut ingin melihat wajah putrinya.

Jenazah Kristina Br Gultom telah dievakuasi dari lokasi penemuan menggunakan mobil ambulans.

Ambulans tersebut milik Dinas Kesehatan Pemkab Tapanuli Utara.

Dari percakapan yang terdengar di video, Kristina Br Gultom sedang PKL di kantor pemerintahan.

Ada yang menyebut di Kantor Dispora Tapanuli Utara dan ada juga yang menyebut di Kantor Bupati Tapanuli utara.

Kristina ditemukan oleh ayahnya, Sardi Gultom dan sejumlah warga lainnya yang memang melakukan pencarian, setelah Kristina tidak pulang ke rumah dan tak bisa dihubungi.

Jenazah korban dievakuasi sekitar pukul 11.20 menuju Rumah Sakit Tarutung untuk divisum.

Sementara polisi masih berada di lokasi penemuan mayat, dan telah membuat police line.

Dikabarkan terduga pelaku sdah diamankan dikantor Polres Taput untuk dimintai keterangan.

Humas Polres Taput, Aipda Sutomo Simare-Mare saat dikonfirmasi membenarkan bahwa adanya penemuan mayat wanita belia di perladangan.

"Benar ada penemuan mayat atas nama Kristina br Gultom di perladangan milik warga," kata Aipda Sutomo, Senin (5/8/2019).

"Sejauh ini, kasus masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya," sambungnya.

Sutomo menjelaskan bahwa untuk kronologi kejadian, ia belum bisa menceritakan secara gamblang.

Karena masih dalam tahap proses penyelidikan oleh pihak Reskrim.

Soal dugaan korban di bunuh oleh orang dekat, Sutomo menuturkan belum bisa memastikan.

"Pihak Reskrim masih terus berusaha mengungkap kasus ini.

Karena mungkin sudah ada terduga," imbuhnya.

"Makanya sampai saat ini masih dalam proses. Mohon sabar ya. Kita berharap kasus ini semoga cepat tuntas," pungkas Sutomo.



Sumber Berita : Tribun timur

loading...
alfa kiki
Editor: alfa kiki

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Polling

halo ka2 semua di Kabupaten Merauke kira - kira Apa yang dibutuhkan untuk menhindarkan anak-anak di Kab. Merauke dari bahasa mabuk Lem?

 Sosialisasi Bahaya menghisap Lem

 cara lain melalui Pendekatan yang bersifat persuasif

 Hukuman sosial yang menimbulkan efek Jera terhadap pengguna

Twitter Feed

Tag Berita

Hiburan Kesehatan Nasional Teknologi Pendidikan Seni & Budaya Sekitar Kita Wisata Hukum Film Daerah Internasional Bola Selebritis Tokoh Pojok Kampus Mop Papua Unik & Seru Vanessa Angel Prostitusi Online Tahun Kelulusan Syahrini Politik Merauke papua JNE Distrik Kampung Nduga Pilpres 2019 PUBG Games Samsung Sains Astronomi SNMPTN Oarfish Identity Leak Checker Reva Alexa KPK Humor sscasn.bkn.go.id Korupsi Papua samsung galaxy m20 BBM satu harga Ani Yudhoyono Daisy Momoland K pop Korea uninstall bukalapak Achmad Zaky pssi bella luna Lion Air Boven Digoel debat pilpres 2019 unicorn denda adat foxtrot six Jayapura swiss belhotel Dr Ulrich vivo v15 nuklir india pakistan Donald Trump Timika Dada Montok caleg eks koruptor moto gp 2021 sirkuit mandalika satelit nusantara satu space x Neno Warisman Mappi Huawei Mate X Huawei Gempa Hari Ini Sumatera Barat Solok Selatan Cinderella Escort Fela Hamza Bin Laden Amerika Kopi Sota The Wandering Earth Tanah Miring Manokwari Andi Arief Demokrat Pendaftaran UTBK Maudy Ayunda Wamena Cerutu Wamena Amazon Jeff Bezos Nyepi PKH Captain Marvel dota 2 Hero Mars Tribratanews Olga Ladyzhenskaya Distrik Muting Distrik Sota KKSB Ikan Arwana Kali Wanggo Aplikasi Oke Sayur UGM Luna Maya Faisal Nasimuddin Rekrutmen Bersama BUMN Papua Nugini Virus Medusa Yonmek 521 DY Perbatasan RI PNG Distrik Ulilin Siti Aisyah Malaysia Cutton Bud Yance Masita Oppo F11 RSJ Makassar Caleg Stres ITDC Prabowo Marah Marah lk21 indoxxi Distrik Kawagit Keracunan Makanan Lampu Satu Facebook Instagram KKB Badai Matahari Romahormuziy OTT KPK New Zealand Brenton Tarrant Kriminal Banjir Sentani Jayapura Alan Walker On My Way Lirik Lagu Redmi Note 7 Selandia Baru Huawei P30 Pro Pupuk Subsidi Calon Pendeta Dibunuh Melindawati Zidoni Distrik Jagebob

Kalender Agenda

Bergabung Menjadi Journalis Izakod News Tanggal: 20 Januari 2019
Lokasi : merauke

Galeri Foto