Berikut 4 Fakta Babi Hutan Yang Bermigrasi Ke Malaysia

Oleh: alfa kiki Sains | Jumat, 06 September 2019 - 16:49:20 WIB | dibaca: 64 pembaca

Berikut 4 Fakta Babi Hutan Yang Bermigrasi Ke Malaysia

Ilustrasi Babi Hutan ( Cnn Indonesia/istockphoti/mauribo )

 Kelompok babi hutan dari Sumatera dikabarkan bermigrasi ke wilayah Malaka, Malaysia. Hewan liar tersebut disebut berenang mengarungi Selat Malaka yang lebarnya bisa mencapai 65 km hingga 250 km.

Dilansir dari media lokal Malaysia the star Kamis (5/9), warga di Pulau Besar melihat babi hutan berkeliaran di daerah pesisir pada malam hari. The Star juga melaporkan adanya kerusakan yang disebabkan oleh migrasi babi hutan tersebut.

Berikut empat fakta yang perlu diketahui tentang babi hutan yang migrasi dari Indonesia ke Malaysia.

Kemampuan Berenang

Babi hutan dikenal dengan kemampuan berenang yang lihai serta lari cepat, yaitu hingga 50 km per jam. Beratnya bisa mencapai 100 kg lebih dan mampu bertahan hidup hingga 20 tahun. Dalam setahun, hewan dengan nama ilmiah Sus Scrof ini dapat bereproduksi sebanyak dua kali dengan masing-masing melahirkan sebanyak 6 babi.

Bahkan, hewan nokturnal ini mampu memanjat dinding yang tingginya mencapai 2 meter. Untuk mencari makanan dan mendeteksi musuh, babi hutan memanfaatkan kemampuan indera penciumannya yang sangat tajam.

Merupakan Hewan Penjelajah

Babi hutan tidak memiliki habitat atau tempat tinggal yang pasti. Dikutip dari ScienceNews for Students, babi hutan menyesuaikan dengan ketersediaan sumber makanan mereka. Umumnya mereka tinggal di hutan lebat yang memiliki keanekaragaman pangan. Jadi, babi hutan akan berpindah-pindah untuk mencari makanannya.

"Ketersediaan makanan adalah faktor penentu yang mempengaruhi peningkatan populasi dan ketersediaan setidaknya satu makanan berenergi tinggi tampaknya penting untuk pengembangan babi liar," tulis dalam Journal of Veterinary Science & Technology.

Dianggap Hama

Kehadiran pemukiman warga atau ladang yang berbatasan dengan hutan biasanya mudah didatangi oleh kelompok babi hutan. Tempat-tempat tersebut sudah pasti memiliki sumber pangan yang banyak sehingga dapat mengundang hewan omnivora ini dan merusak pemukiman warga.

Jumlah Terus Meningkat

Populasi babi hutan di berbagai belahan dunia sangatlah banyak. Tidak ada angka yang memprediksikan jumlah keseluruhannya. Babi hutan dinilai terus meningkat setiap tahunnya. Menurut International Union for Conservation of Nature and Natural (IUCN), babi hutan termasuk dalam daftar hewan least concern atau paling tidak diperhatikan. (ndn/age)

 

sumber berita : cnn indonesia

loading...
alfa kiki
Editor: alfa kiki

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Polling

halo ka2 semua di Kabupaten Merauke kira - kira Apa yang dibutuhkan untuk menhindarkan anak-anak di Kab. Merauke dari bahasa mabuk Lem?

 Sosialisasi Bahaya menghisap Lem

 cara lain melalui Pendekatan yang bersifat persuasif

 Hukuman sosial yang menimbulkan efek Jera terhadap pengguna

Twitter Feed

Tag Berita

Hiburan Kesehatan Nasional Teknologi Pendidikan Seni & Budaya Sekitar Kita Wisata Hukum Film Daerah Internasional Bola Selebritis Tokoh Pojok Kampus Mop Papua Unik & Seru Vanessa Angel Prostitusi Online Tahun Kelulusan Syahrini Politik Merauke papua JNE Distrik Kampung Nduga Pilpres 2019 PUBG Games Samsung Sains Astronomi SNMPTN Oarfish Identity Leak Checker Reva Alexa KPK Humor sscasn.bkn.go.id Korupsi Papua samsung galaxy m20 BBM satu harga Ani Yudhoyono Daisy Momoland K pop Korea uninstall bukalapak Achmad Zaky pssi bella luna Lion Air Boven Digoel debat pilpres 2019 unicorn denda adat foxtrot six Jayapura swiss belhotel Dr Ulrich vivo v15 nuklir india pakistan Donald Trump Timika Dada Montok caleg eks koruptor moto gp 2021 sirkuit mandalika satelit nusantara satu space x Neno Warisman Mappi Huawei Mate X Huawei Gempa Hari Ini Sumatera Barat Solok Selatan Cinderella Escort Fela Hamza Bin Laden Amerika Kopi Sota The Wandering Earth Tanah Miring Manokwari Andi Arief Demokrat Pendaftaran UTBK Maudy Ayunda Wamena Cerutu Wamena Amazon Jeff Bezos Nyepi PKH Captain Marvel dota 2 Hero Mars Tribratanews Olga Ladyzhenskaya Distrik Muting Distrik Sota KKSB Ikan Arwana Kali Wanggo Aplikasi Oke Sayur UGM Luna Maya Faisal Nasimuddin Rekrutmen Bersama BUMN Papua Nugini Virus Medusa Yonmek 521 DY Perbatasan RI PNG Distrik Ulilin Siti Aisyah Malaysia Cutton Bud Yance Masita Oppo F11 RSJ Makassar Caleg Stres ITDC Prabowo Marah Marah lk21 indoxxi Distrik Kawagit Keracunan Makanan Lampu Satu Facebook Instagram KKB Badai Matahari Romahormuziy OTT KPK New Zealand Brenton Tarrant Kriminal Banjir Sentani Jayapura Alan Walker On My Way Lirik Lagu Redmi Note 7 Selandia Baru Huawei P30 Pro Pupuk Subsidi Calon Pendeta Dibunuh Melindawati Zidoni Distrik Jagebob

Kalender Agenda

Bergabung Menjadi Journalis Izakod News Tanggal: 20 Januari 2019
Lokasi : merauke

Galeri Foto