5 Fakta Baru tentang Saturnus terungkap

Oleh: Redaksi Izakod Sains | Senin, 04 Februari 2019 - 12:26:01 WIB | dibaca: 97 pembaca

5 Fakta Baru tentang Saturnus terungkap

Saturnus dikenal karena memiliki cincin indah yang mengelilinginya. Tapi, pesawat luar angkasa milik NASA, Cassini menemukan banyak informasi soal Saturnus dan bulannya selama mengorbit 13 tahun.

Sebelum Cassini mati pada Septermber 2017, misi tersebut mengungkapkan banyak misteri soal Saturnus. Beberapa temuan dari misi tersebut bahkan terbilang tak biasa.

Untuk lebih jelas, berikut ini jajaran fakta baru yang berhasil ditemukan:

Hexagon
Hexagon di Saturnus ini sebenarnya kumpulan aliran jet di sekitar kutub utara planet yang berbentu hexagon. Segi enam Saturnus melintang sekitar 20.000 mil dan meluas hingga 60 mil ke atmosfer. Para ilmuwan telah lama mencoba untuk mencari tahu bagaimana bentuk geometris yang rapi ini bisa terbentuk.

Penjelasan aliran jet diusulkan oleh Raul Morales-Juberias dari New Mexico Institute of Mining and Technology dan timnya pada 2015. Setelah menjalankan simulasi komputer atmosfer planet, mereka menemukan penyebab di balik segi enam itu.

Aliran jet yang bergerak di sekitar kutub Saturnus dengan kecepatan lebih dari 200 mph pada akhirnya akan membentuk heksagonal. "Dengan model yang sangat sederhana, kami telah mampu mencocokkan banyak sifat yang diamati dari segi enam," katanya.

Bulan Saturnus Memiliki Air
Bulan Saturnus, Titan mungkin paling terkenal di antara banyak satelit alami planet. Titan dikenal karena salju hidrokarbon dan danau metana. Tapi, Cassini juga ditemukan memiliki lautan seperti Bumi. Berbeda dengan yang ada di Bumi, lautan di bawah permukaan ini sangat asin dan memiliki air yang sebanding dengan yang ditemukan di Laut Mati.

"Ini merupakan lautan yang sangat asin menurut standar Bumi. Mengetahui hal ini bisa mengubah cara kita memandang lautan ini sebagai tempat tinggal yang memungkinkan untuk kehidupan saat ini. Tapi, kondisinya mungkin sangat berbeda di sana di masa lalu," kata Lead Author Studi Giuseppe Mitri of the University of Nantes di Prancis.

Kilat Saturnus
Sama seperti Bumi, Saturnus juga memiliki badai petir dan kilat. Pada 2009, pesawat luar angkasa Cassini mengangkap video petir di planet ini. Fenomena yang ada dalam video tersebut merupakan yang pertama kalinya.

Hujan Metana di Titan
Pada 2006, probe Huygens di atas kapal Cassini menemukan bukti Bulan Saturnus, Titan memiliki hujan metana. Foto kutub Titan menunjukkan cuaca di permukaan.

Gerimis metana di Titan terjadi setiap hari dan suhu bisa turun hingga minus 300 derajat Fahrenheit atau -184 derajat Celcius.

Kelahiran Bulan
Pada 2004, Cassini mungkin telah menangkap kelahiran Bulan Saturnus. Raksasa gas itu telah memiliki lebih dari 60 Bulan mulai dari yang ukuran besar hingga kecil.

 

Sumber : inews

loading...
Redaksi Izakod
Editor: Redaksi Izakod

1 Komentar

556897 09 April 2019 - 20:57:43 WIB


I use the CryptoTab browser - and I advise you! With CryptoTab, you can receive BTC simply by visiting your favorite sites or watching YouTube videos. CryptoTab is based on Chromium: it is fast, reliable and with a familiar interface. http://bit.ly/2I8jqBc

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook