86 desa di papua tak lagi gelap gulita,karna berkat lampu tenaga surya

Oleh: alfa kiki Papua | Minggu, 31 Maret 2019 - 20:29:19 WIB | dibaca: 106 pembaca

86 desa di papua tak lagi gelap gulita,karna berkat lampu tenaga surya

foto ESDM [ mohamad idris ]

 Membangun infrastruktur di timur Indonesia memang tak semudah di kawasan barat, mengingat kawasannya sulit dijangkau serta infrastruktur penunjang lainnya masih minim, bahkan terbilang sangat sulit. 

Misalnya saja dalam penyediaan tenaga listrik untuk masyarakat di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Bentang alam Papua menyebabkan aliran listrik PLN belum dapat masuk ke beberapa wilayahnya, salah satunya di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua.

Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang, Satry Nugraha, menyebut Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) jadi solusi melistriki desa-desa terpencil di pegunungan Papua. Mewakili Menteri ESDM Ignasius Jonan, pihaknya menyerahkan secara simbolik 18.102 unit LTSHE untuk 86 desa di Kabupaten Puncak. 

"Program LTSHE merupakan salah satu instrumen untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan akses energi modern dan penerangan sebagai upaya mewujudkan energi berkeadilan," terang Satry dalam keterangannya, Senin (25/3/2019).

"Saya juga mengharapkan LTSHE yang telah terpasang, dapat dipelihara oleh masyarakat penerima LTSHE dan Pemda, agar manfaatnya dapat bisa dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama.


Papua memang menjadi prioritas untuk dipasang LTSHE. Satry mengungkapkan bahwa dari total alokasi anggaran Rp 558 miliar di tahun 2018, sebanyak Rp 152 miliar merupakan alokasi untuk pemasangan LTSHE di Papua.

Untuk tahun 2019, program LTSHE akan menyasar 98.481 rumah tangga lainnya yang belum berlistrik. Dimana 12.531 rumah tangga tersebut berada di Provinsi Papua. Total desa yang akan berlistrik LTSHE pada 2019 sebanyak 1.083 desa yang terletak di 119 Kabupaten/Kota.

Sejak 2 tahun yang lalu, tepatnya di tahun 2017, Kementerian ESDM menginisiasi program LTSHE. Program ini merupakan langkah pra elektrifikasi yang khusus ditujukan kepada rumah tangga yang belum berlistrik sama sekali. Dan ke depannya daerah yang sudah terpasang LTSHE akan didorong untuk dilanjutkan dengan penerangan on grid dari PLN.
Pada Tahun 2017, program LTSHE telah dilaksanakan di 5 Provinsi (Maluku, NTB, Riau, Papua dan Papua Barat), dengan jumlah anggaran sebesar 276 Miliar. 
Dengan jumlah anggaran tersebut, LTSHE di 2017 dapat memberikan penerangan di malam hari untuk 79.556 rumah tangga yang terdapat di 1.208 desa yang terletak di 28 Kabupaten/Kota
Setahun berikutnya, program ini merambah rumah tangga lainnya yang terdapat di 16 Provinsi. Dengan kata lain, pada Tahun 2018 ada tambahan LTSHE untuk 172.996 titik rumah tangga. Anggaran yang telah dikeluarkan untuk pembangunan ini adalah Rp 558 miliar.
Selain menyediakan listrik untuk rumah tangga, Kementerian ESDM juga menyediakan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) sebanyak 21.839 titik untuk 26 Provinsi. Provinsi Papua mendapatkan alokasi pemasangan PJU sebanyak 600 titik dan 300 titik diantaranya dialokasikan di Kabupaten Puncak. 

sumber berita : detikfinance

loading...
alfa kiki
Editor: alfa kiki

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Polling

halo ka2 semua di Kabupaten Merauke kira - kira Apa yang dibutuhkan untuk menhindarkan anak-anak di Kab. Merauke dari bahasa mabuk Lem?

 Sosialisasi Bahaya menghisap Lem

 cara lain melalui Pendekatan yang bersifat persuasif

 Hukuman sosial yang menimbulkan efek Jera terhadap pengguna

Twitter Feed

Tag Berita

Hiburan Kesehatan Nasional Teknologi Pendidikan Seni & Budaya Sekitar Kita Wisata Hukum Film Daerah Internasional Bola Selebritis Tokoh Pojok Kampus Mop Papua Unik & Seru Vanessa Angel Prostitusi Online Tahun Kelulusan Syahrini Politik Merauke papua JNE Distrik Kampung Nduga Pilpres 2019 PUBG Games Samsung Sains Astronomi SNMPTN Oarfish Identity Leak Checker Reva Alexa KPK Humor sscasn.bkn.go.id Korupsi Papua samsung galaxy m20 BBM satu harga Ani Yudhoyono Daisy Momoland K pop Korea uninstall bukalapak Achmad Zaky pssi bella luna Lion Air Boven Digoel debat pilpres 2019 unicorn denda adat foxtrot six Jayapura swiss belhotel Dr Ulrich vivo v15 nuklir india pakistan Donald Trump Timika Dada Montok caleg eks koruptor moto gp 2021 sirkuit mandalika satelit nusantara satu space x Neno Warisman Mappi Huawei Mate X Huawei Gempa Hari Ini Sumatera Barat Solok Selatan Cinderella Escort Fela Hamza Bin Laden Amerika Kopi Sota The Wandering Earth Tanah Miring Manokwari Andi Arief Demokrat Pendaftaran UTBK Maudy Ayunda Wamena Cerutu Wamena Amazon Jeff Bezos Nyepi PKH Captain Marvel dota 2 Hero Mars Tribratanews Olga Ladyzhenskaya Distrik Muting Distrik Sota KKSB Ikan Arwana Kali Wanggo Aplikasi Oke Sayur UGM Luna Maya Faisal Nasimuddin Rekrutmen Bersama BUMN Papua Nugini Virus Medusa Yonmek 521 DY Perbatasan RI PNG Distrik Ulilin Siti Aisyah Malaysia Cutton Bud Yance Masita Oppo F11 RSJ Makassar Caleg Stres ITDC Prabowo Marah Marah lk21 indoxxi Distrik Kawagit Keracunan Makanan Lampu Satu Facebook Instagram KKB Badai Matahari Romahormuziy OTT KPK New Zealand Brenton Tarrant Kriminal Banjir Sentani Jayapura Alan Walker On My Way Lirik Lagu Redmi Note 7 Selandia Baru Huawei P30 Pro Pupuk Subsidi Calon Pendeta Dibunuh Melindawati Zidoni Distrik Jagebob

Kalender Agenda

Bergabung Menjadi Journalis Izakod News Tanggal: 20 Januari 2019
Lokasi : merauke

Galeri Foto